Jenis Pengairan dalam Gambar Pertanian

Wednesday, October 29th, 2014 - Pengetahuan

Setiap lahan pertanian yang digunakan untuk menanam pasti membutuhkan sebuah pengairan atau irigasi agar gambar pertanian dapat sesuai dengan kriteria pengolahan lahan yang tepat. Pengairan atau irigasi dapat disebut sebagai salah satu langkah alternatif untuk menyediakan air. Hal tersebut biasa dilakukan ketika kebutuhan air tanaman tidak dapat terpenuhi secara otomatis. Dalam sektor pertanian memiliki sekitar empat jenis sistem pengairan atau irigasi. Pemantauan akan ketersediaan air bagi tanaman harus terus dilakukan dari awal tanaman ditanam sampai tahap akhir yaitu ketika panen tiba karena dengan cara tersebut anda dapat mengetahui kapan waktu tumbuhan tersebut mengalami krisis air.

 

Untuk jenis pengairan yang pertama yang masuk dalam kriteria gambar pertanian dengan kategori pengairan yang baik adalah surface irrigation. Jenis pengairan ini yaitu dilakukan dengan memberi air yang cukup kepada tanaman melalui permukaan atas tanah. Dalam pelaksanaan jenis pengairan seperti ini diberikan di beberapa tempat di antaranya adalah sebagai berikut ini:

 

  • Pada area tergenang oleh air atau flooding yang biasanya berada di area persawahan.
  • Memberikan suplai air dari saluran yang biasa disebut dengan furrow irrigation.
  • Yang terakhir yaitu corrugation irrigation yaitu memberi air melalui barisan dalam tanaman.

 

Selain memberikan pengairan pada permukaan tanah bagian atas, jenis pengairan lain yang juga banyak digunakan dalam gambar pertanian yaitu pemberian melalui bagian bawah permukaan dari tanah (subsurface irrigation). Biasanya pemberian air menggunakan metode pengairan ini memerlukan sebuah alat pendukung yaitu dapat berupa pipa yang memang sengaja dibenamkan ke dalam tanah tersebut. Pengairan melalui bagian bawah permukaan tanah ini sering disebut dengan pengairan gravitasi. Hal tersebut karena aliran air dilakukan berdasarkan gaya berat air.

 

Adapun jenis pengairan lahan untuk kategori ketiga yaitu sprinkle irrigation atau lebih dikenal dengan penyiraman kepada tanaman. Pengairan ini dapat dilakukan dengan cara yang sangat sederhana yaitu hanya dengan menyiramkan air ke bagian atas tanaman seperti air hujan yang turun ke bumi. Gambar pertanian mengenai pengairan dengan cara penyiraman meliputi:

 

  1. Rotary Sprinkler
  2. Oscillating Sprinkler

gambar pertanian

cotoh gambar pertanian

Jenis pengairan yang satu ini akan cukup efektif ketika digunakan. Hanya dengan melakukan dua kali penyiraman pada tanah yang mempunyai tekstur kasar. Hal tersebut lebih efektif dibandingkan dengan pengairan di atas permukaan tanah.

 

Jenis pengairan yang terakhir yaitu dengan drip or trickle irrigation. Pengairan yang dikenal dengan irigasi tetes merupakan salah satu gambar pertanian yang baik. Cara melakukannya adalah pemberian air dengan menggunakan kecepatan yang rendah yang ditempatkan di sekitar area tanaman. Jika diperlukan untuk mempercepat perkembangan tanaman, saat melakukan pengairan dengan menggunakan jenis irigasi tetes dan jenis pengairan melalui penyiraman.

 

Untuk dapat menghasilkan sebuah gambar petanian yang sesuai bukan hanya dengan pengairan saja. Masih banyak Perawatanan lain untuk tanaman sebelum tanam sampai masa panen tiba. Seperti kebutuhan beberapa zat untuk mempercepat pertumbuhan. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menciptakan tipe pertanian yang ramah lingkungan adalah sebagai berikut:

 

  • Jangan menggunakan pupuk kimia dan pestisida secara berlebihan karena selain merusak habitat sawah, hal tersebut justru tidak akan memberi dampak positif bagi tanaman.
  • Gunakan teknologi yang tepat untuk perawatan lahan pertanian anda.
  • Untuk pemberian pupuk, anda dapat beralih ke pupuk organik yang lebih ramah lingkungan.
  • Melindungi tanaman dari bahaya hama yang kemungkinan dapat menyerang kapan saja.

Baca juga artikel sebelumnya tentang cara membuat keripik tempe crispy

Jenis Pengairan dalam Gambar Pertanian | | 4.5